Minggu, 02 Oktober 2011

Homeostasis homeodinamik

Homeostasis
Homeostatis merupakan mekanisme tubuh untuk mem[ertahakan keseimbangan dalam menghada[i berbagai ondisi yang dialaminya. Proses homesostasis dapat terjadi apabila tubuh mengalami stress, secara alamiah tubuh akan melakukan mekanisme pertahanan diri untuk menjaga agar tetap seimbang. Homesostasis adalah suatu proses pemeliharaan stabilitas dan adaptasi tarhadap kondisi lingkungan sekitar yang terjadi secara terus-menerus
Homeostasis terdiri dari homesostasis fisiologis dan psikologis.
Homeostsis fisiologis dalam tubuh manusia dapat dikendalikan oleh sisitem endokrin dan sisitem saraf, proses homeostasis fisiologis terjadi melalui 4 cara :
1. pengaturan diri, sisitem ini terjadi seara otomatis pada orang yang sehat, contohnya pada proses pengaturan fungsi organ tubuh.
2. kompensasi. Tubuh akan cenedrung bereaksi terhadap ketidak normalan yang terjadi didalamnya. Misalnya, apabila secara tiba-tiba lingkungan menjadi dingin, maka pembuluh darah perifer akan mengalami kontriksi dan merangsang pembuluh darah bagian dalam untuk meningkatkan kegiatan (misalnya, menggigil) yang dpat menghasilkan panas sehingga suhu ettap stabil, pelebaran pupil untuk meningkatkan persepsi visual pada saat terjadi ancaman terhadap tubuh, dan meningkatkan keringat untuk mengontrol kenaikan suhu tubuh.
3. ump[an balik negatif. Proses ini merupakan penyimpangan dari keadaan normal. Dalam keadaan abnormal, tubuh secara otomatis akan melakukan mekanisme umpan balik untuk menyeibangkan penyimpangan yang terjadi.
4. umpan balik untuk mengoreksi ketidak seimbangan fisiologis. Sebagai contoh, apabila seseorang mengalami hipoksia akan terjadi proses peningkatan denyut jantung untuk membawa darah dan oksigen yang cukip kesel tubuh.

Homesotasis psikologis, berfokus pada keseimbangan emosional dan kesejahteraan mental. Proses ini didapat dari pengalaman hidup dan interaksi dengan orang lain serta dipengaruhi oleh norma dan kultur masyarakat contoh homeostasis psikologis adalah mekanisme pertahanan diri, seperti mengangis , tertawa, berteriak, memukul, meremas, mencerca dan lain-lain.
Jadi proses homeostasi pada intinya adalah keseimbangan dalam tubuh yang dapat digambarkan

Homeodinamik
Homeodinamik merupakan pertukaran energi secara terus menerus antara manusia dengan lingkungan sekitarnya. Pada proses ini manisia tidak hanya melakukan penyesuaian diri, tetapi terus berinteraksi dengan lingkungan agar mampu mempertahankan hidupnya.
Proses homeodinamik bermula dari teori tentang manusia sebagai unit yang merupakan satu kesatuan yang utuh, memiliki karakter yang berbeda-beda, proses hidup yang dinamis, selalu berinteraksi dngan lingkungan yang dpat dipengaruhi dan mempengaruhinya serta memiliki keunikan tersndiri. Dalam proses homeodinamik ini terdapat beberapa prinsip berikutt:
1. prinsip integralitas, yaitu prinsip utama dlam hubungan antara manusia dengan lingkungan yang tidak dapat dipisahkan. Perubahan proses kehidupan ini terjadi secara terus-menerus karena adanya interaksi manusia dengan lingkungan yang saling mempengaruhi
2. prinsip resonansi, yaitu prinsip bahwa proses kehidupan manusia selalu beriramaa dan frekuensinya berfariasi, mengingat manusia memiliki pengalaman beradaptasi dengan lingkungan.
3. prisip helicy, yaitu prinsip bahwa setiap perubahan dalam proses kehidupan manusia ber;langsung perlahan-lahan dan terdapat hubungan antara manusia dengan lingkungan

konsep kebutuhan dasar manusia
kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam mempertahan kan keseimbanagn fisiologis maupun psikologis, yang tentunya bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan.
Kebutuhan dasar manusia memnurut abraham maslow dalam teori hierarki kebutuhan menyatakan bahwa setiap manusia memiliki 5 kebutuhan dasar, yaitu
- Kebutuhan psikologis (makan minum)
- Keamanan
- Cinta
- Harga diri
- Aktualisasi diri (potter dan patrici, 1997)

Ciri kebutuhan dasar manusia
Manusia memiliki kebutuhan dasar yang bersifat heterogen. Setiap orang pada dasarnya memilki kebutuhan yang sama, akan ettapi karena terdapat perbedaan budaya, amak kebutuhan tersbutopun ikut berbeda. Dalam emmenuhi kebutuhannya, manusia menyesuaikan diri dengan prioritas yang ada. Lalu jika gagal memenuhi kebutuhannya, manusia akan berpikir lebih keras dan bergerak untuk berusaha mendapatkannya.
Faktor yang mempengaruhikebutuhan dasara manusia.
1. penyakit. Adanya penyakit dlam tubuh dapat menyebabkan perubahan pemenuhan kebutuhan. Baik secara fisologis maupun psikologis, karena bebrapa fungsi organ tubuh memerlukan pemenuhan kebutuhan lebih besar dari biasanya.
2. hubungan keluarga. Hubungankeluarga yang baik dapat emningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar karena adanya saling percaya, merasakan kesenangan hidup, tidak ada rasa curiga dan lain-lain
3. konsep diri. Konsep diri manusia memilki peran dlam pemenuhan kebutuhan dasar. Konsep diri yang positif memberikan makna dan keutuhan (wholeness) bagi sesorang. Konsep diri yang sehat dapat mengjhasilkan perasaan positif terhadap diri. Orang yang merasa positif terhadap dirinya akan mudah berubah, mudah mengenali kebutuhan dan mengembangkan cara hidup yang dehat, sehingga mudah memenuhi kebutuhan dasarnya.
4. tahap perkembangan. Sejalan dengan menningkatnya usia, manusia mengalami perkembangan setiap taha[p perkembanagan tyersbut memilki kebutuhan yang berbeda baik kebutuhan biologis, psikologis, sosial, maupun spsiritual, mengingat berbagai fungsi organ tubuh juga mengalami proses kematangan dengan aktivitas yang berbeda.

Beberapa model kebuthan dasar manusia
Menurut virginia Henderson ( dalam Potter dan Perry, 1997) membagi kebutuhan dasar manusia kedalam 14 komponen berikut :
1. bernafas secara normal
2. makan dan minum yang cukup
3. eliminasi ( BAB & BAK)
4. bergerak dan memepertahankan postur yang diinginkan
5. tidur dan istirahat
6. memilih pakaian yang tepat
7. memperetahankan suhu tubuh dalam kisaran normal dengan menyesuaikan dengan pakaian yang dikenakan dan memodifikasi lingkungan
8. menjaga kebersihan diri dan penampilan
9. menghindari bahaya dari lingkungan dan menghondari membahayakan orang lain
10. berkomunikasi dengan orang lain dalam mengekspresikan emosi, kebutuhan kekhawatiran dan opini
11. beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan
12. bekerja sedemikian rupa sebagai modal untuk membiayai kebutuhan hisup
13. bermain atau berpartisipasi dalam berbagai bentuk rekreasi
14. belajar, menemukan, atau memuaskan rasa ingin tahu yang mengarah pada perkembangan yang normal

jean watson (dalam B. Talento, 1995) membagi kebutuhan dasar manusia kedalam dua peringkat utama yaitu : kebutuhan yang tingkatnya lebih rendah (lower order needs) dan kebutuhan yang tingkatnya lebih tinggi (High order Needs). Pemenuhan kebutuhan yang tingkatnya lebih rendah tidak selalu membantui upaya kompleks manusia untuk mencapai aktualitas diri. Tiap kebutuhan dipandang dalam konteksnya terhadap kebutuhan lain, dan semuanya dianggap penting.
abraham maslow
teori kebutuhan dasar manusia yang dikemukakan abraham maslow (dalam potter dan perry, 1997) dapat dikembangkan untuk menjelaskan kebutuhan dasar manusia Sbb:
1. kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan paling dasar, yaitu kebutuhan fisiologis seperti oksigen, cairan atau minuman, nutrisi atau makanan, keseimbangan suhu tubuh, eliminasi, tempat tinggal, istirahat dan tidur serta kebutuhan seksual.
2. kebutuhan rasa aman dan perlindungan dibagi menjadi perlindungan fisik dan perlindungan psikologis
- perlindungan fisik meliputi perlindungan atas ancaman terhadap tubuh atau hidup. Ancaman tersebut dapat berupa penyakit, kecelakaan, bahaya dari lingkungan, dll
- perlindungan psikologis, yaitu perlindungan atasa ancaman dari pengalaman yang baru dan asing. Misalnya kekhawatiran yang dialami seseorang ketika masuk sekolah pertama kali karena merasa terancam oleh keharusan untuk berinteraksi dengan orang lain dsbnya.
3. kebutuhan rasa cinta serta rasa memiliki dan dimilki antara lain memberi dan menerima kasih sayang, mendpatkan kehangatan keluarga, memilki sahabat, diterima oleh kelompok usia, dsbnya
4. kebutuhan akan harga diri maupun perasaan dihargai oleh orang lain. Kebutuhan ini terkait dengan keinginan untuk mendapatkan kekuatan, meraih prestasi, rasa percaya diri, dan kemerdekaan diri. Selain itu, orang juga memerlukan pengakuan dari orang lain.
5. kebutuhan aktualisasi diri, merupakan kebutuhan tertinggi dlam hierarki maslow, berupa kebutuhan untuk berkontribusi pada orang lain/lingkungan serta mencapai potensi diri sepenuhnya.



Aktualisasi diri
Harga diri
Rasa cinta memilki dan dimiliki
Rasa aman dan perlindungan
Kebutuhan fisiologis

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar